Thursday, 18 May 2017

Wide Area Network (WAN)


Wide Area Network

Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Ciri khas jaringan WAN adalah penggunaan modem. WAN biasanya menggunakan fasilitas transmisi dari operator telekomunikasi.

Perangkat-perangkat WAN adalah :

·         Router.

Router adalah peningkatan kemampuan dari Bridge. Router mampu menunjukkan Rute/jalur (Route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.

·         ATM ( Asynchrouns Transfer Mode) Switch.

Switch ATM menyediakan transfer data berkecepatan tinggi antara LAN dan WAN.

·         Modem (Modulator / Demodulator) and CSU/DSU (Channel Service Unit / Data Service Unit).

Modem mengkonversi sinyal digital dan analog. Pada pengirim, modem mengkonversi sinyal digital ke dalam bentuk yang sesuai dengan teknologi transmisi untuk dilewatkan melalui fasilitas komunikasi analog atau jaringan telepon (Public Telepon Line). Di sisi penerima, modem mengkonversi sinyal ke format digital kembali.

Cara Kerja Modem :




CSU/DSU sama seperti modem, hanya saja CSU/DSU mengirim data dalam format digital melalui jaringan telepon digital. CSU/DSU biasanya berupa kotak fisik yang merupakan dua unit yang terpisah.

·         Communication Server.

Server komunikasi merupakan server khusus yang di gunakan untuk melakukan proses dial in/out bagi semua pengguna yang tergabung denga jaringan. server komunikasi mempunyai beberapa antar muka analog dan digital yang mampu melayani beberapa pengguna sekaligus dalam WAN. server komunikasi berfungsi agar
 pengguna dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN.

·         Multiplexer.

Sebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui sebuah sirkuit (circuit). Multiplexer dapat mentransfer beberapa data secara simultan (terus-menerus), seprti video, sound, text, dan lain-lain.

·         25/Frame Relay Switches.

Merupakan sebuah protokol yang sudah di gunakan untuk pengiriman data pada jaringan publik menggunakan sinyal digital. perangkat tersebut bekerja seperti swich ATM, Tetapi kecepayan transfernya lebih lambat protokol X.25 dan frmerelay memakai sirkuit virtual sebagai jalur komunikasi data khusus. enkapsulasi paket data frame ralay menggunakan identitas koneksi yang di sebut DLCI (data link connection identifier).

Beberapa Protocol WAN

1.       Protocol HDLC.

Protocol HDLC atau High Level Data Link Control, yaitu suatu protocol jaringan WAN yang bekerja pada data link layer yang dimana HDLC protocol ini memiliki fungsi untuk menetapkan metode enkapsulasi paket data yang ada pada synchrounus serial.

Protocol HDLC keluaran ISO mempunyai kekurangan yaitu bersifat single protocol jadi hanya digunakan untuk komunikasi pada satu protocol saja. Sedangkan protocol HDLC yang dikeluarkan CISCO bersifat multiprotocol, jadi dapat melakukan komunikasi data menggunakan banyak protocol.

2.       Point to Point (PPP).

Point to Point protocol yang ada pada data link dapat digunkan untuk komunikasi asynchrounus dan synchrounous serial. Protocol ini dapat melakukan authentifikasi dan memiliki sifat multiprotocol. Poin to Point protocol berasal dari pengembangan Serial Line Interface Protocol (SLIP). SLIP merupakan suatu protocol standar yang menggunkan protocol TCP/IP.

3.       ISDN.

ISDN adalah singkatan dari Integrated Services Digital Network, yaitu suatu layanan digital yang bekerja melalui jaringan telepon. ISDN merupakan jenis protocol pada komunikasi data yang dapat membawa paket data dalam bentuk teks, suara, gambar, video secara simultan. ISDN bekerja pada bagian physical, data link dan pada network.

       4.   X.25.

X.25 protocol yaitu suatu protocol standard yang dapat mendefenisikan hubungan antar terminal dengan jaringan packet switching. Protocol X.25 dibuat untuk komunikasi data secara analog, jadi proses-proses pengiriman data harus dapat mengikuti algoritma yang terdapat pada protocol x.25. Protocol X.25 melakukan koneksi dengan membuat circuit virtual, yang dimana terdapat jalur khusus pada jaringan publik digunakan untuk komunikasi data antar protocol X.25.

5.  Frame Relay.

Frame Relay protocol berguna untuk pengiriman data pada jaringan publik. Sama seperti protocol X.25, protocol Frame Relay ini juga menggunakan circuit virtual untuk jalur komunikasi data khusus. Tapi protocol Frame Relay lebih baik dari pada protocol X.25, karena terdapat fitur dan berbagai macam perlengkapan yang tidak dimiliki oleh protocol X.25. Frame relay melakukan enkapsulasi pada paket data, menggunakan indentitas koneksi Data Link Connection Identifet (DLCI), yang dimana pembuatan jalur circuit virtual akan ditandai dengan DLCI untuk koneksi antar komputer pelanggan dengan router atau switch yang digunakan sebagai node Frame Relay.


Jenis-jenis koneksi dari protocol WAN :

1.       Leased Line.

Lased line sering disebut dengan koneksi dedicated point to point. Koneksi dedicated point to point tidak memerlukan proses call setup untuk memulai pengiriman data. Jadi mekanisme pengiriman paket data dilakukan dengan Synchronous serial.

2.       Circuit Switching.

Pada koneksi Circuit Switching terlebih dahulu akan melakukan call setup untuk membentuk koneksi, tujuannya supaya dapat memulai pengiriman data. PTSN dan ISDN merupakan protocol pada WAN yang menggunkan koneksi circuit switching pada jaringan publik.

3.       Packet Switching.

Dengan koneksi Packet Switching, user dapat membagi bandwidth pada pengguna lain sehingga koneksinya akan lebih stabil dan dapat mengatur bandwidth sesuai dengan jumlah pengguna. Packet Switching adalah pengembangan dari koneksi Lased Line dan mekanis mekoneksinya secara Synchronous Serial.

No comments:

Post a Comment